Tol Baru, Pemudik Pilih Mobil Pribadi daripada Transportasi Umum

Tol Baru, Pemudik Pilih Mobil Pribadi daripada Transportasi Umum

Semarang, Hari Raya Idul Fitri ternyata tidak hanya menjadi hari yang ditunggu oleh umat Islam, namun hampir semua orang khususnya Indonesia turut senang dengan kehadiran Hari Raya ini. Disertai liburan yang cukup panjang bagi pelajar hingga pekerja, mudik atau pulang ke kampung halaman adalah momen yang selalu ditunggu.

Adanya jalan TOL baru yang hadir dibtahun 2019 ini bertepatan dengan Hari Raya liburan lebaran, para pemudik lebih memilih menggunakan mobil pribadi daripada transportasi umum. Alasanya karena tiket kereta, pesawat maupun bis umum menjelang hari lebaran mengalami peningkatan hingga 100% sehingga kesulitan mendapatkan tiket transportasi umum, selain alasan tersebut para pemudik ternyata ingin merasakan melintasi beberapa jalan TOL yang baru selesai dibuat. Beberapa jalan TOL diantaranya menghubungkan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Pasuruan-Probolinggo, dan Jakarta-Semarang-Solo.

Menurut Bagus, pemudik asal Lampung ini merasa senang karena perjalanan mudiknya ke Semarang kali ini sangat lancar dengan adanya beberapa TOL baru yang baru saja ia lewati. “Saya hemat 5-6 jam dari tahun kemarin yang belum ada TOL Trans Jawa, mudik tahun ini dari Merak sampai Semarang hanya butuh 6 jam saja, padahal sudah mampir rest area dua kali untuk istirahat”.

Beberapa TOL yang baru saja selesai dibuat dan diresmikan ini memberikan dampak yang baik untuk perekonomian masyarakat hingga pariwisata karena memudahkan para wisatawan memiliki akses jalur yang nyaman dan cepat sehingga banyak calon wisata yang memilih untuk menggunakan transportasi darat seperti mobil atau bus. Selain memberikan kesan nyaman karena perjalanan dilakukan dengan menggunakan mobil pribadi, rest area seperti yang ada di KM 429 Tol Ungaran ini memiliki peminat yang membludak pada mudik lebaran kali ini, tidak hanya karena memiliki desain yang bagus fasilitas dan kenyamanan sangat cocok untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh.

Reporter dan Penulis : Gusti Bintang Kusumaningrum

Editor : Haris Rizky Amanullah

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: