Aktivis Udinus Jadi LO KRI, Peserta: Sangat Membantu

Kamis, 20 Juni peserta Kontes Robot Indonesia (KRI) 2019 mulai lakukan registrasi dengan didampingi Liaison Officer (LO) mereka. Registrasi dimulai dari pukul 08.00 sampai 14.00 atau sampai semua peserta sudah teregistrasi.

Antusias peserta untuk megikuti kontes robot kali ini sangatlah tinggi. Terlihat dari sebagian peserta yang sudah melakukan registrasi dari jam 8 pagi tadi. Proses registrasi dipandu oleh LO perserta masing-masing, hal tersebut ditujukan supaya antrian di tempat registrasi tidak penuh dan berdesakan. LO peserta merupakan mahasiswa Udinus yang ikut berpartisipasi untuk mensukseskan acara KRI 2019, karena tahun ini Udinus menjadi tuan rumah kontes tersebut. Dengan adanya LO peserta untuk setiap tim sangat membantu proses registrasi menjadi lebih cepat, tidak hanya itu LO peserta akan menemani setiap tim untuk membantu memenuhi kebutuhan yang berhubungan dengan Kontes Robot kali ini.

Kontes robot dengan 6 kategori diikuti oleh 121 tim total dari semua kategori yang dikonteskan. Para peserta juga sangat terbantu dengan adanya LO peserta. Menurut peserta dengan adanya LO peserta tersebut sangat membantu dan mempermudah proses registrasi. “Lebih enak diregistrasikan LO jadi antrinya gak penuh,” ungkap Andre salah satu peserta dari Universitas Politeknik Negeri Batam.

menurut LO peserta cara tersebut juga cara terbaik, selain tidak membuat penuh tempat registrasi. Dengan adanya orang dari panitia dan perwakilan tim akan mempercepat registrasi karena sudah paham apa saja yang dibutuhkan. “Sudah efektif karena satu orang panitia dan perwakilan peserta masuk, dan sudah pasti panitia LO sudah paham semua informasi dari dalam dan peserta paham dengan data yang dibutuhkan. Jadi di dalam ruangan tidak penuh,”  ujar Hanif salah satu LO peserta dari Udinus yang merupakan perwakilan dari Wartadinus.

Setelah peserta teregistrasi, para peserta bisa memulai loading dan memasukan robot dengan perlengkapannya ke dalam pitstop untuk di mempersiapkan robot mereka. Karena hari berikutnya peserta akan nemulai running test untuk setiap kategori lomba.

Penulis : Haris Rizky Amanullah

Fotografer : Muhammad Hanif Rosyadi

Editor : Gusti Bintang Kusumaningrum

Kontes Robot Indonesia 2019, Udinus Kembali Dipercaya Jadi Tuan Rumah

Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) kembali menjadi tuan rumah Kontes Robot Indonesia (KRI). 121 tim dari seluruh perguruan tinggi di indonesia turut berpartisipasi dalam serangkaian acara tersebut.

Pembukaan acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Supriyadi Rustad, M.Si dan dihadiri oleh ketua pelaksana ISRC , Dr. M Ary Heryanto, S.T, M.Eng, tim delegasi kemahasiswaan ristek, dan 10 juri KRI.

Pemukulan gong menjadi pertanda bahwa kompetisi tahunan Kontes Robot Indonesia (KRI) resmi dibuka. Acara pembukaan dibarengi dengan seminar Symposium on Robotic System and Control (ISRSC) di Aula Gedung E, Udinus.

Dua pembicara kompeten Ir. Dr Indrawanto (ITB) dan Prof.Dr.Eng.Drs. Benyamin Kusumoputro, turut dihadirkan guna memberikan pengetahuan luas terhadap para peserta yang hadir.

“Ajang ini bertujuan untuk membangun dan mengembangkan kreatifitas, mengangkat derajat robot guna membantu manusia”, ujar bapak Supriyadi Rustad selaku Wakil Rektor. Antusias peserta nampak begitu santai mengikuti jalanya acara, sesi tanya jawab turut dihadirkan guna lebih menggali pengetahuan bagi para peserta.

Salah seorang peserta lomba dari Universitas Gajah Mada ( UGM)  mengaku sudah berpartisipasi dalam  lomba ini untuk ketiga kalinya, dan tahun ini merasa lebih berantusias tinggi untuk bisa mengantongi kemenangan bagi tim mereka. “Kali ini saya dan tim membawa 15 orang, persiapan kami cukup matang dari bulan Oktober lalu, sehingga kami merasa siap untuk berkompetisi”, ujar Harit peserta dari UGM.

Hari ini menjadi pembukaan bagi serangkaian lomba yang akan dipertandingkan. Adapun sederet lomba-lomba meliputi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Seni Indonesia (KRSTI), Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI) Pertanian, serta Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) humanoid. Sederet perlombaan akan berakhir pada Minggu (23/6) mendatang.

Reporter dan Penulis : Mirna Walyani

Fotografer : Tim Humas Udinus

Editor : Gusti Bintang Kusumaningrum

Buka Bersama Wartadinus Pererat Tali Silaturahmi Antaranggota

Bertempat di sebuah resto yang terletak di Jl. Imam Bonjol, Pers Kampus Wartadinus berjalan bersama menuju tempat buka bersama pada Minggu (19/5), setelah selesai meneruskan pengecatan basecamp yang terletak di Gedung F Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM).

Hampir keseluruhan pengurus dan juga anggota Wartadinus turut hadir dalam acara buka bersama yang diadakan setiap bulan Ramadhan. Sekitar 30 anggota Wartadinus berjalan menyusuri jalanan di sekitar kampus untuk menuju ke tempat berbuka yang jaraknya cukup dekat. Dresscode yang digunakan yaitu pakaian berwarna pink dan hitam. Buka bersama yang dipimpin oleh Ketua Umum Wartadinus, Gusti Bintang K. berlangsung dengan lancar.

Lutfianto Hasbi Haqqi selaku ketua pelaksana kegiatan buka bersama tahun 2019 ini mengaku senang karena acaranya lancar juga bisa lebih mempererat hubungan antar anggota maupun pengurus. “Teman-teman yang jarang hadir dalam kegiatan Wartadinus karena kesibukan kuliahnya, hari ini hadir untuk meluangkan waktunya berbuka puasa bersama. Jika diingat dari tahun ke tahun, tahun ini saya rasa buka bersama teramai hingga 32 orang. Dengan dresscode yang diberikan juga menambah kekompakan para anggota Wartadinus, semoga bisa seperti ini terus ke depannya,” ungkapnya.

Untuk selanjutnya, kegiatan foto bersama usai acara memang sudah menjadi tradisi di setiap acara berkumpul, apalagi buka bersama. Tak hanya ketua pelaksana saja yang merasa senang, salah satu anggota Wartadinus yang jarang berkumpul menjadi senang dengan adanya kegiatan tersebut. Acara ini sekaligus bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota supaya mereka tidak sungkan untuk berkumpul bersama-sama. “Saya senang dengan kegiatan seperti ini, sederhana tetapi punya tujuan yang baik selain untuk berbuka puasa, juga menjalin tali silaturahmi supaya tetap terjaga kekeluargaannya,” imbuh Rendi Andrea Pramana, anggota Wartadinus angkatan tahun 2018.

Penulis : Gusti Bintang Kusumaningrum

Editor : Haris Rizky Amanullah

Aktivis Udinus Ubah Suasana Gedung PKM dengan Aksi Mengecat Bersama

Gedung F Udinus merupakan gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), gedung tersebut sudah terlihat sangat tua dan banyak cat yang mengelupas. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Udinus berinisiatif untuk mengajak semua aktivis merenovasi gedung F dengan mengganti warna cat tembok dan membersihkan lingkungan sekitar pada Sabut (18/5).

Meski sedang dalam suasana bulan Ramadhan, para aktivis terlihat sangat giat melakukan pengecatan ulang dengan senang hati demi menyambut suasana baru dilingkup gedung basecamp mereka. Terlihat hampir semua perwakilan dari masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang mendiami Gedung F datang dengan peralatan mereka masing-masing seperti roll, kuas tambahan, hingga koran bekas supaya tidak mengotori lantai.

Tak hanya itu saja, terlihat beberapa perwakilan orang dari UKM Teater Kaplink dan juga Paduan Suara Mahasiswa Gita Dian Nuswa bersama-sama mengecat ulang pendapa. Pendapa tersebut sering mereka gunakan untuk latihan dan kegiatan lainnya. Selain UKM Teater dan Paduan Suara, UKM Pecinta Alam Aldakawanaseta juga membuktikan kecintaannya terhadap alam dengan menebangi ranting-ranting pohon yang sudah kering hingga menguras air kolam yang terletak di depan basecamp mereka.

Meski belum selesai pada hari Sabtu, para aktivis tak sungkan untuk menyelesaikannya di hari Minggu dengan lebih banyak perwakilan dari masing-masing organisasinya. UKM Pers Kampus Wartadinus sendiri juga meneruskan pengecatan kembali di hari Minggu bersama. Gusti Bintang selaku Ketua Umum Wartadinus berharap kegiatan seperti ini dapat sering dilakukan, karena bisa mempererat tali silaturahmi, “Semoga dengan adanya pengecatan ulang bersama ini, kita bisa lebih nyaman di basecamp. Selain itu, kegiatan seperti ini ternyata juga dapat mempererat tali silaturahmi antar tetangga basecamp, seperti ketika meminjam peralatan di organisasi lain, jadi saling kenal,” tuturnya.

Sekarang Gedung F Udinus sudah hadir lebih cerah dan segar, serta terlihat bersih dengan tampilan dan suasananya yang baru.

Penulis : Gusti Bintang Kusumaningrum

Editor : Haris Rizky Amanullah

Fotografer : Fahmi Maulana (BEM KM Udinus)

LPM Potlot adakan Visitasi ke UKM Pers Kampus Wartadinus

Sabtu (13/4) merupakan hari dimana Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Potlot Universitas Diponegoro (Undip) melakukan visitasi atau kegiatan mengunjungi setiap LPM yang diadakan setiap tahunnya. Namun untuk kali ini diadakan di kampus Universitas Dian Nuswantoro, Semarang dengan mengunjungi ke satu-satunya UKM yang bergerak pada bidang jurnalistik yaitu UKM Pers Kampus Wartadinus yang bertepatan di meeting room, Gedung H.1. Tujuan visitasi ini semata-mata untuk mencari inspirasi dan bertukar pikiran antar LPM satu sama lain mengenai program kerja dan struktur organisasi dari masing-masing LPM.

LPM Potlot sendiri adalah LPM yang baru saja dibentuk pada tahun 2016 silam yang merupakan gabungan dari LPM tingkat program studi, kemudian mereka bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Terdiri dari 26 anggota dari berbagai program studi, LPM Potlot memiliki empat divisi yaitu Redaksi, Media Publish, Perusahaan dan Litbang yang mengawasi setiap program kerja. Untuk program kerja yang dibentuk LPM Potlot pada periode ini yaitu sepreti Majalah, Seminar Jurnalistik, Cyber Post (live report pada sosial media) dan Kunjungan Media Massa.

“Kita diterima sangat hangat disini dan mendapatkan banyak pelajaran untuk program kerja kita dan untuk LPM kedepannya,” ujar Ketua Umum LPM Potlot, Aini Auliyah Febriyanti. Tak hanya itu saja, harapannya untuk LPM Potlot ini juga dikenal oleh banyak mahasiswa lain terutama pada Fakultas FSM untuk memperkuat internalnya. Program kerja yang akan dilakukan LPM Potlot ini adalah mencetak bulletin yang akan diadakan bulan depan.

Acara ini berjalan sukses dan diakhiri dengan penyerahan plakat dan buah tangan dari LPM Potlot ke Ketua Umum UKM Wartadinus, Gusti Bintang Kusumaningrum. Serta mengabadikan momen ini dengan foto bersama.

Ajang Pengabdian demi Terwujudnya Desa 3B, BEM KM UDINUS Gelar KKN 2019

Ambarawa – BEM KM di bawah naungan Universitas Dian Nuswantoro kembali mengadakan kegiatan pengabdian, Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat.

            KKN tahun ini diselanggarakan 3 hari pada tanggal 28 hingga 30 Maret 2019, bertempat di Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Jawa Tengah. Diikuti oleh kurang lebih 150 perwakilan dari ORMAWA se- Universitas Dian Nuswantoro, Semarang. Dengan tema ‘Ajang Pembangunan demi Terwujudnya Desa 3B (Berteknologi, Berbudaya, Berbudi Luhur))’ para peserta KKN 2019 diterjunkan langsung untuk membantu masyarakat Desa Gedong mengeksplorasi potensi desanya.

            Pada upacara pembukaan KKN 2019 di halaman Kantor Balai Desa Gedong, Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan, Dr. Kusni Ingsih, M.M berharap dengan adanya KKN 2019 ini, segala bentuk kegiatan mulai dari kegiatan pelatihan, penyuluhan, penambahan plang petunjuk jalan, pelaunchingan website Desa Wisata Lemah Ijo, hingga kegiatan kerohanian yang diselenggarakan oleh Universitas Dian Nuswantoro, dapat bermanfaat untuk keberlangsungan peningkatan potensi masyarakat Desa Gedong.

            Adapun bentuk kegiatan yang telah disusun oleh Universitas Dian Nuswantoro pada KKN 2019 ini, ialah Pengembangan Desa di hari pertama, Pengabdian Masyarakat di hari kedua, serta EXPO KKN di hari ketiga. Para peserta KKN dibagi pada 6 Dusun dan diberikan arahan pengabdian yang sesuai dengan potensi dusun yang mereka tempati.

Penulis : Intan Widianti Kartika Putri

Fotografer : Intan Widianti Kartika Putri

Editor : Haris Rizky Amanullah

Bekali Calon Pemimpin Organisasi Mahasiswa se-UDINUS, BEM KM Adakan Acara Tahunan, LKMM-TM

Semarang – LKMM-TM (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa – Tingkat Menengah) sebagai salah satu Program Kerja tahunan BEM KM Universitas Dian Nuswantoro kembali digelar dalam ajang memperkuat pondasi kepemimpinan di kalangan para calon pengurus ORMAWA se-UDINUS.

            Pada tahun ini, LKMM-TM dengan tema ‘Start it with Your Passion’ digelar 2 hari pada tanggal 8-9 Maret 2019, bertempat di Aula Gedung E lantai 3. Sejumlah pembicara, mulai dari Wakil Rektor I hingga Wakil Rektor IV, alumni serta mantan Ketua BEM KM UDINUS, didatangkan untuk mengisi materi LKMM-TM pada hari pertama. Sedangkan pada hari ke-2, BRIDGEN TNI Dr. Nugroho, M.M didatangkan khusus untuk menyampaikan materi mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara.

            Peserta yang hadir pada LKMM-TM tahun ini, merupakan perwakilan dari 57 ORMAWA se UDINUS, yang terdiri dari perwakilan UKM, HM, Biro, BEM, DPM, MPM serta mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi hingga Beasiswa Unggulan.

            Pada hari pertama, menjabarkan materi mengenai Pengukuran Kinerja Organisasi, salah satu pembicara yaitu, Prof. Dr. Supriadi Rustad, M.Si selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik, berharap bahwa, dengan banyaknya mahasiswa yang aktif berorganisasi, dapat menumbuhkan dan meningkatkan beberapa aspek yang dapat menunjang softskill mahasiswa tersebut, sehingga mereka dapat bersaing ketika sudah berada di dunia kerja. Karena selayaknya manusia memang tidak bisa terlepas dari sebuah organisasi atau kelompok, maka meningkatkan tingkat keberhasilan pendidikan pada suatu organisasi sangatlah penting. Maka dari itu, salah satu bentuk kegiataan seperti LKMM-TM ini, penting untuk diikuti mahasiswa yang aktif berorganisasi.

            Sedangkan pada hari kedua, sebagai tamu eksternal pada LKMM-TM 2019, BRIDGEN TNI Dr. Nugroho, M.M melalui materinya mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara, berharap kepada peserta LKMM-TM tahun ini, agar dapat tumbuh menjadi generasi yang paham akan seluk beluk negaranya. Serta mampu untuk menggantikan generasi sebelumnya dalam menghidupkan dan mempertahankan sebuah pohon yang bernama Indonesia.

Penulis : Intan Widianti Kartika Putri

Fotografer : Intan Widianti Kartika Putri

Editor : Haris Rizky Amanullah

UKM Wartadinus kembali mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar (PJD) yang dilanjutkan dengan kegiatan malam keakraban untuk mempersatukan dan menguatkan tim wartadinus.

Tahun ini, wartadinus mengangkat tema sumpah pemuda sekaligus untuk memperingati hari sumpah pemuda yang berlangsung di hari ke-3, 28 Oktober 2018. Acara tahunan tersebut kali ini berlangsung di Villa Charity, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Pada hari pertama, panitia menghadirkan 2 pembicara kompeten diantaranya adalah Dhyanara Paramita namanya (Presenter Hikayat Insani NET. Jateng), ia membawakan materi tentang bagaimana menjadi presenter dan wartawan yang sebenarnya. Serta Alya Novinda yang handal dalam membuat desain terbaik. Kemudian dilanjutkan pada hari kedua, pembicara yang dihadirkan adalah Swita Amalia, Dosen Creative Writing di Udinus yang membawakan materi tentang bagaimana penulisan informasi menjadi sebuah berita yang menarik dan berguna di kalangan pembaca. Keseluruhan materi yang diberikan pembicara ditutup oleh Raka Radhitia, fotografer Suara Merdeka yang memberikan informasi tentang bagaimana menjadi fotografer yang handal dengan hasil yang maksimal.

Mahatma Yudha, mengaku bahwa setelah mendapatkan materi yang disampaikan dari narasumber, membuatnya mendapat banyak pengetahuan.
“Banyak materi dari narasumber yang disampaikan kepada kami anggota baru, jadi bisa menambah pengetahuan mengenai dunia jurnalis,” ungkap anggota baru wartadinus tersebut.

Berbeda dengan acara sebelumnya, di tahun ini panitia membuat suatu acara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yaitu acara panggang sosis serta bakar jagung pada malam hari, hal ini pun menjadi acara yang di tunggu-tunggu semua anggota yang ada disana. Selain itu juga ada kegiatan saling berbagi pengalaman yang dilakukan alumni wartadinus.

Acara pelatihan jurnalistik dasar (PJD) di akhiri dengan upacara penutupan di mana anggota baru wartadinus mengucapkan sumpah janji keanggotaan dan membaca kode etik jurnalis yang dipimpin oleh Gusti Bintang Kusumaningrum, selaku pimpinan umum wartadinus. Secara resmi dalam upacara tersebut telah melantik sebanyak 28 anggota baru wartadinus ditahun 2018 yang disaksikan oleh panitia dan alumni.

Mirna Walyani, anggota dari divisi penulis dan reporter berharap agar selepas acara ini anggota wartadinus dapat bertahan sampai akhir. “Dari divisi yang berbeda-beda dan fakultas yang berbeda tapi bisa kumpul dan bersatu dalam satu kegiatan, semoga bisa terus seperti ini sampai akhir,” ucapnya.

Selain itu, Adhiya Chalimi Nanda Raharjo selaku ketua pelaksana kegiatan memberikan kesan pada acara yang telah sukses berjalan itu. “Kesan saya sangat senang bisa berhasil menyelenggarakan acara makrab ini, dengan dibantu para panitia saya juga berharap semoga ketua pelaksana makrab selanjutnya bisa buat acara lebih meriah lagi dengan ide-ide kreatif lainnya,” tutupnya.

Penulis  : Alamanda Yuka dan Trifeni

Editor     : Muhammad Nur Abdillah

UKM Wartadinus gelar seleksi tahap 2 yang merupakan tahap wawancara kepada calon anggota baru dan sekaligus sebagai seleksi tahap akhir di kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Sabtu ( 22/09 ).

Pada tahap wawancara ini, calon peserta secara kelompok akan mempresentasikan hasil karya mereka pada saat Pelatihan Jurnalistik Dasar (PJD) minggu lalu kepada tim penilai dan didampingi oleh pendamping kelompok masing-masing. Kemudian, calon anggota secara individu akan diwawancarai sesuai dengan divisi atau peminatan mereka masing-masing.

Di sela-sela waktu yang ada, calon anggota baru diberikan ice breaking agar mereka tidak merasa bosan pada saat menunggu giliran  wawancara. Ice breaking tersebut diisi dengan sharing mengenai pengalaman, pengenalan serta beberapa permainan dari anggota Wartadinus yang terlibat.

“Demi ikut seleksi tahap wawancara, saya sampai tidak pulang kampung karena ingin menyelesaikan tahap seleksi agar dapat masuk Wartadinus, semoga pengorbanan saya terbayarkan dan dapat menjadi anggota Wartadinus,” Ungkap Yesika Anggraeni Putri selaku calon anggota Wartadinus.
Yesika juga mengaku mengalami kesulitan pada saat sesi wawancara, dimana saat itu dia harus memilih untuk mengikuti mata kuliah atau kegiatan liputan apabila sewaktu-waktu mendapatkan tugas untuk melakukan liputan.
“Ada kesulitan karena disuruh memilih ikut mata kuliah atau liputan kan harus tanya dan izin dosen atau wali dosen dulu,” tambahnya.

“Kendalanya dipersiapan agak kurang matang, karena sistem pendaftaran kali ini berbeda dari sebelumnya, yang membedakan seleksi pendaftaran kali ini yaitu ada dua tahap seleksi yang pertama praktek dan yang kedua adalah wawancara,” Ungkap Shaqila Angra Prameswari selaku Ketua Pelaksana kegiatan tersebut.
Selain itu, ia juga berharap agar Wartadinus benar-benar bisa mendapatkan anggota baru yang memang layak dan mampu berkontribusi di Wartadinus.

Bagi calon anggota yang belum mengikuti wawancara, maka mereka dapat mengikuti wawancara susulan pada hari senin mendatang di camp Wartadinus yang berada di Gedung F lantai 2 nomor 9.

Penulis : Alamanda Yuka Prasetyani
Editor    : Muhammad Nur Abdillah

Racana adalah wadah organisai golongan penegak atau usia pramuka penegak yang berada di tingkat universitas atau perguruan tinggi. Racana Radinus merupakan suatu organisasi kepramukaan yang berdiri dibawah naungan Universitas Dian Nuswantoro. Pada tanggal 27 Februari 2018, Racana Radinus menjadi tuan rumah dalam acara LPJ yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi atau Forkom Racana se-Kota Semarang. Forkom merupakan forum komunikasi  dari Racana se-Kota Semarang. Dalam acara ini, dihadiri oleh 11 racana dari perguruan tinggi se-Kota Semarang . Acara ini berlangsung di gedung G lantai 1 UDINUS dan dimulai pukul 08.00-15.00 WIB.

Acara LPJ yang berlangsung selama kurang lebih 8 jam ini lebih ditekankan untuk forum diskusi diantaranya adalah pemilihan pengurus baru, musyawarah pramuka di perguruan tinggi dan ajang evaluasi Racana se-Kota Semarang apabila dalam berorganisasi pramuka terdapat masalah. Dalam pertemuan ini, difokuskan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan DKC (Dewan Kerja Cabang) yang berwenang mengkoordinasi pramuka di  daerah Semarang. “Sebelum diadakannya kegiatan LPJ ini, Forkom juga mengajak sesama penegak atau racana se-Kota Semarang untuk saling bertemu baik keperluan rapat kerja, gathering, buka bersama, lomba kekeluargaan persahabatan racana se-Kota Semarang” kata Hasan Teguh selaku ketua koordinator racana se-Kota Semarang.

Hasan juga menuturkan bahwa harapan diselenggarakanya acara ini tidak sekedar menyampaikan laporan pertanggung jawaban, namun acara ini diharapkan supaya nanti bisa dijadikan evaluasi kepengurusan yang lalu untuk dijadikan pelajaran bagi kepengurusan yang baru dan semoga pracana atau pramuka seperguruan tinggi se-Kota Semarang semakain solid, bersama dan tidak ada miss komunikasi ataupun kejadian yang tidak diinginkan.

 

Penulis : Ratna Rifatul Ulya

Editor : Titah Banu Arum Mumpuni