UKM Wartadinus kembali mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar (PJD) yang dilanjutkan dengan kegiatan malam keakraban untuk mempersatukan dan menguatkan tim wartadinus.

Tahun ini, wartadinus mengangkat tema sumpah pemuda sekaligus untuk memperingati hari sumpah pemuda yang berlangsung di hari ke-3, 28 Oktober 2018. Acara tahunan tersebut kali ini berlangsung di Villa Charity, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Pada hari pertama, panitia menghadirkan 2 pembicara kompeten diantaranya adalah Dhyanara Paramita namanya (Presenter Hikayat Insani NET. Jateng), ia membawakan materi tentang bagaimana menjadi presenter dan wartawan yang sebenarnya. Serta Alya Novinda yang handal dalam membuat desain terbaik. Kemudian dilanjutkan pada hari kedua, pembicara yang dihadirkan adalah Swita Amalia, Dosen Creative Writing di Udinus yang membawakan materi tentang bagaimana penulisan informasi menjadi sebuah berita yang menarik dan berguna di kalangan pembaca. Keseluruhan materi yang diberikan pembicara ditutup oleh Raka Radhitia, fotografer Suara Merdeka yang memberikan informasi tentang bagaimana menjadi fotografer yang handal dengan hasil yang maksimal.

Mahatma Yudha, mengaku bahwa setelah mendapatkan materi yang disampaikan dari narasumber, membuatnya mendapat banyak pengetahuan.
“Banyak materi dari narasumber yang disampaikan kepada kami anggota baru, jadi bisa menambah pengetahuan mengenai dunia jurnalis,” ungkap anggota baru wartadinus tersebut.

Berbeda dengan acara sebelumnya, di tahun ini panitia membuat suatu acara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yaitu acara panggang sosis serta bakar jagung pada malam hari, hal ini pun menjadi acara yang di tunggu-tunggu semua anggota yang ada disana. Selain itu juga ada kegiatan saling berbagi pengalaman yang dilakukan alumni wartadinus.

Acara pelatihan jurnalistik dasar (PJD) di akhiri dengan upacara penutupan di mana anggota baru wartadinus mengucapkan sumpah janji keanggotaan dan membaca kode etik jurnalis yang dipimpin oleh Gusti Bintang Kusumaningrum, selaku pimpinan umum wartadinus. Secara resmi dalam upacara tersebut telah melantik sebanyak 28 anggota baru wartadinus ditahun 2018 yang disaksikan oleh panitia dan alumni.

Mirna Walyani, anggota dari divisi penulis dan reporter berharap agar selepas acara ini anggota wartadinus dapat bertahan sampai akhir. “Dari divisi yang berbeda-beda dan fakultas yang berbeda tapi bisa kumpul dan bersatu dalam satu kegiatan, semoga bisa terus seperti ini sampai akhir,” ucapnya.

Selain itu, Adhiya Chalimi Nanda Raharjo selaku ketua pelaksana kegiatan memberikan kesan pada acara yang telah sukses berjalan itu. “Kesan saya sangat senang bisa berhasil menyelenggarakan acara makrab ini, dengan dibantu para panitia saya juga berharap semoga ketua pelaksana makrab selanjutnya bisa buat acara lebih meriah lagi dengan ide-ide kreatif lainnya,” tutupnya.

Penulis  : Alamanda Yuka dan Trifeni

Editor     : Muhammad Nur Abdillah

UKM Wartadinus gelar seleksi tahap 2 yang merupakan tahap wawancara kepada calon anggota baru dan sekaligus sebagai seleksi tahap akhir di kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Sabtu ( 22/09 ).

Pada tahap wawancara ini, calon peserta secara kelompok akan mempresentasikan hasil karya mereka pada saat Pelatihan Jurnalistik Dasar (PJD) minggu lalu kepada tim penilai dan didampingi oleh pendamping kelompok masing-masing. Kemudian, calon anggota secara individu akan diwawancarai sesuai dengan divisi atau peminatan mereka masing-masing.

Di sela-sela waktu yang ada, calon anggota baru diberikan ice breaking agar mereka tidak merasa bosan pada saat menunggu giliran  wawancara. Ice breaking tersebut diisi dengan sharing mengenai pengalaman, pengenalan serta beberapa permainan dari anggota Wartadinus yang terlibat.

“Demi ikut seleksi tahap wawancara, saya sampai tidak pulang kampung karena ingin menyelesaikan tahap seleksi agar dapat masuk Wartadinus, semoga pengorbanan saya terbayarkan dan dapat menjadi anggota Wartadinus,” Ungkap Yesika Anggraeni Putri selaku calon anggota Wartadinus.
Yesika juga mengaku mengalami kesulitan pada saat sesi wawancara, dimana saat itu dia harus memilih untuk mengikuti mata kuliah atau kegiatan liputan apabila sewaktu-waktu mendapatkan tugas untuk melakukan liputan.
“Ada kesulitan karena disuruh memilih ikut mata kuliah atau liputan kan harus tanya dan izin dosen atau wali dosen dulu,” tambahnya.

“Kendalanya dipersiapan agak kurang matang, karena sistem pendaftaran kali ini berbeda dari sebelumnya, yang membedakan seleksi pendaftaran kali ini yaitu ada dua tahap seleksi yang pertama praktek dan yang kedua adalah wawancara,” Ungkap Shaqila Angra Prameswari selaku Ketua Pelaksana kegiatan tersebut.
Selain itu, ia juga berharap agar Wartadinus benar-benar bisa mendapatkan anggota baru yang memang layak dan mampu berkontribusi di Wartadinus.

Bagi calon anggota yang belum mengikuti wawancara, maka mereka dapat mengikuti wawancara susulan pada hari senin mendatang di camp Wartadinus yang berada di Gedung F lantai 2 nomor 9.

Penulis : Alamanda Yuka Prasetyani
Editor    : Muhammad Nur Abdillah

Sabtu, 15 September sebanyak 48 calon anggota Wartadinus mengikuti acara Pelatihan Jurnalistik Dasar (PJD) yang diselenggarakan di gedung H Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Tujuan dari pelaksanaan acara adalah agar dapat mengetahui SDM calon anggota secara langsung, sehingga akan dapat memberikan pertimbangan untuk seleksi selanjutnya.
” Semoga anggota Wartadinus dapat mempertanggungjawabkan karyanya, serta kami dapat memilih bibit-bibit yang berkualitas agar nantinya dapat melahirkan banyak prestasi, ” Ungkap Gusti Bintang Kusumaningrum selaku Pimpinan Umum Wartadinus.

Acara tersebut merupakan seleksi tahap 1 sebagai salah satu syarat menjadi anggota Wartadinus. Acara seleksi diawali dengan proses pengenalan Pimpinan Umum Wartadinus sampai dengan pengenalan dari masing-masing anggota kelompok yang telah dibentuk. Tidak hanya itu, calon anggota Wartadinus juga mendapatkan pembekalan materi seperti penulisan, reporter, fotografi, desain dan video jurnalistik sebelum mereka menjalankan tugas yang akan diberikan.

Pada tahap seleksi, calon anggota Wartadinus ditugaskan untuk membuat berita berdasarkan informasi dari beberapa narasumber yang telah disiapkan. Penugasan dilakukan secara berkelompok sesuai dengan kelompok yang telah dibagi pada saat Technical Meeting (TM) sebelumnya. Penugasan setiap kelompok sudah dibagi rata sesuai divisi yang ada, seperti reporter atau penulis, fotografi, desain dan video jurnalistik.

Hasil dari penugasan video jurnalistik akan dikirim melalui instagram, sedangkan hasil penugasan lainnya akan dikirim ke email Sie Pendaftaran. Untuk tugas yang belum dapat diselesaikan pada saat ini, maka akan diberikan deadline batas waktu sampai tanggal 16 September pukul 12.00 WIB.

” Untuk saat ini dalam penugasan kelompok cukup mengalami kesusahan dalam pembuatan video karena ini merupakan tugas pertama kali yang diberikan dengan waktu yang singkat,” Ungkap Azzahra Salsabilah selaku calon anggota Wartadinus Divisi Penulis atau Reporter.

Penulis : Alamanda Yuka Prasetyani
Editor    : Haris Rizky Amanullah

Hari terakhir Dinus Inside ditutup dengan acara malam inagurasi yang dimeriahkan oleh penampilan dari beberapa unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di kampus.
Tidak hanya itu, Wakil Rektor IV Bidang Riset dan Kerjasama Dr. Pulung Nurtantio Andono, St, M.Kom. kembali berpartisipasi dalam kemeriahan acara dengan menampilkan keahlian bermain gitarnya. Pada kesempatan kali ini, Muhammad Devirzha atau yang lebih dikenal dengan nama Virzha Idol diundang sebagai guest star untuk menghibur mahasiswa baru, Rabu (5/9) kemarin.

Penampilan Virzha jebolan dari ajang idol tersebut sangat disambut baik oleh para mahasiswa baru, hal tersebut terlihat jelas saat sang idol mulai menyanyikan beberapa lagu dari Dewa 19 dan lagu hitznya seperti Aku Lelakimu dan Sirna.
Lagu Semua Kata Rindumu milik Dewa 19 menjadi lagu penutup dan sebagai tanda berakhirnya acara malam inagurasi di Udinus.

“Walau sempat di guyur hujan, nggak ngurangi semangat maba gitu, mereka tetep stay di depan panggung nggak nyari tempat teduhan, walau diawal sempat kecewa kenapa guest startnya Virzha, tapi setelah kita lihat langsung kita bener-bener terhibur,” Ujar Mayumi selaku mahasiswi baru Fakultas Ilmu Komputer.

Mahasiswi asal Batam tersebut mengatakan, dengan adanya selingan pentas seni dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) menjadikan semua maba dapat mengetahui apa saja kegiatan yang di lakukan sebelum mereka mendaftarkan diri pada UKM.

Penulis      : Alamanda Yuka P. dan Shabrina Edelweiss
Fotografer : Hanifatul Hashinah H.


Rabu, 5 September 2018 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro melaksanakan senam pagi masal dan flashmob bersama, bertempat di lapangan parkir mobil gedung H dan G. Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer. Sehingga nantinnya juga bisa mengenal kawan dari lintas jurusan.

Tak hanya melakukan flashmob bersama, acara ini juga diisi dengan pentas seni yang ditampilkan oleh masing masing perwakilan jurusan, seperti jurusan Ilmu Komunikasi yang mementaskan tari tradisional asal Sumatra, dance oleh Sistem Informatika, Chilliders oleh Teknik Informatika, drama musikal oleh vokasi dan penampilan sulap yang disiapkan oleh pihak panitia.
Acara hari ketiga ini disambut antusias oleh para mahasiswa baru Fakultas Ilmu Komputer, setelah dua hari mereka lelah untuk mempersiapkan perbekalan, mendapatkan kuliah umum, serta pembelajaran di kelas, pada hari ketiga ini mereka lebih banyak kegiatan diluar ruangan. “Saya senang mengikuti acara dinus inside ini, karena acaranya asik dan keren. Pembicaranya juga bagus bagus, seperti kemarin hari pertama mengundang Gibran Rakabuming Raka pemilik madhang dan juga founder grab Bapak Ridzky krimadibrata”, tutur Muhammad Ilham selaku mahasiswa Udinus Fakultas Ilmu Komputer.

Puncak dari acara senam ini adalah penghamburan colour powder diringi dengan musik, semua mahasiswa terlihat menikmati acara ini. Karena, acara ini memang berbeda dari acara dinus inside tahun sebelumnya, dimana pensi dan flashmob dilakukan pada hari pertama masa orientasi mahasiswa.

Reporter : HanifatulHashinah Hanan
Editor : Haris Rizky A

Selasa (04/09) Konservasi Udinus Peduli merupakan satu dari serangkaian kegiatan Dinus Inside yang telah menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dari Udinus.
Kegiatan penanaman mangrove yang diikuti oleh delegasi dari masing-masing Unit Kegiartan Mahasiswa (UKM), mahasiswa baru delegasi dari fakultas, beberapa dosen dan mahasiswa exchange ini bertujuan untuk dapat membantu masyarakat sekitar kelurahan Mangunharjo dalam mencegah abrasi.
Rombongan Konservasi Dinus Peduli meninggalkan area kampus pada pukul 07.00 WIB untuk menuju lokasi penanaman mangrove. Membutuhkan waktu 20 menit dari kelurahan Mangunharjo untuk menuju lokasi penanaman pohon mangrove.


Penanaman mangrove di mulai dengan pembukaan oleh Jaka Prasetya, M.Kes, selaku dosen Udinus dilanjut dengan bimbingan dari Sururi selaku tokoh pelestari lingkungan dan dibantu oleh rekan-rekan beliau. Berdasarkan keterangan Sururi, telah ada 4 petak area penanaman mangrove dan telah tertanam 4000 pohon mangrove dari Udinus. Sebelumnya wilayah tersebut merupakan sungai lepas, mangrove di sini ditanam sejak tahun 1996. Hutan mangrove yang dikelola Sururi tidak hanya dimanfaatkan sebagai pencegahan rob, namun ia juga mengoptimalkan pemanfaatan hutan mangrove tersebut dengan membuat produk-produk seperti batik mangrove, dodol, dll.
Sesampainya peserta di sana, Sururi mengajarkan bagaimana cara menanam mangrove. Sururi juga menegaskan jika setelah 3 bulan mangrove yg telah ditanam harus di lihat kembali untuk mengganti bibit yg tidak bisa tumbuh. “ kami hanya menyediakan 100 mangrove untuk menyulam. Menyulam itu maksudnya adalah guna mengganti bibit yang telah mati, karena faktor iklim cuaca yang tidak bisa kami kendalikan.” pungkasnya.
Seluruh peserta mengikuti seluruh susunan acara dengan antusias. “Senang ya, bisa berbagi untuk membantu mengurangi bencana juga” tutur salah satu peserta Konservasi Udinus Peduli.

Reporter : Aniqotun Nadhifah

Editor : Khilma Kumala

Fotografer : Haris Rizky

Racana adalah wadah organisai golongan penegak atau usia pramuka penegak yang berada di tingkat universitas atau perguruan tinggi. Racana Radinus merupakan suatu organisasi kepramukaan yang berdiri dibawah naungan Universitas Dian Nuswantoro. Pada tanggal 27 Februari 2018, Racana Radinus menjadi tuan rumah dalam acara LPJ yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi atau Forkom Racana se-Kota Semarang. Forkom merupakan forum komunikasi  dari Racana se-Kota Semarang. Dalam acara ini, dihadiri oleh 11 racana dari perguruan tinggi se-Kota Semarang . Acara ini berlangsung di gedung G lantai 1 UDINUS dan dimulai pukul 08.00-15.00 WIB.

Acara LPJ yang berlangsung selama kurang lebih 8 jam ini lebih ditekankan untuk forum diskusi diantaranya adalah pemilihan pengurus baru, musyawarah pramuka di perguruan tinggi dan ajang evaluasi Racana se-Kota Semarang apabila dalam berorganisasi pramuka terdapat masalah. Dalam pertemuan ini, difokuskan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan DKC (Dewan Kerja Cabang) yang berwenang mengkoordinasi pramuka di  daerah Semarang. “Sebelum diadakannya kegiatan LPJ ini, Forkom juga mengajak sesama penegak atau racana se-Kota Semarang untuk saling bertemu baik keperluan rapat kerja, gathering, buka bersama, lomba kekeluargaan persahabatan racana se-Kota Semarang” kata Hasan Teguh selaku ketua koordinator racana se-Kota Semarang.

Hasan juga menuturkan bahwa harapan diselenggarakanya acara ini tidak sekedar menyampaikan laporan pertanggung jawaban, namun acara ini diharapkan supaya nanti bisa dijadikan evaluasi kepengurusan yang lalu untuk dijadikan pelajaran bagi kepengurusan yang baru dan semoga pracana atau pramuka seperguruan tinggi se-Kota Semarang semakain solid, bersama dan tidak ada miss komunikasi ataupun kejadian yang tidak diinginkan.

 

Penulis : Ratna Rifatul Ulya

Editor : Titah Banu Arum Mumpuni

 

 

 

 

SEMINAR MENJADI BINTANG

Seminar HOW TO BE A NEW “BROADCASTAR”, Minggu (1/4/2017) bertempat di aula

kampus UDINUS dengan menghadirkan Myra Azzahra seorang presenter TVKU dan Aldo

Ferdinand seorang traxFm announcer. Bertujuan agar anak-anak muda saat ini menjadi STAR

seorang bintang yang gemilang seperti tema yang diambil bukan hanya broadcaster tapi

Berbagi Ilmu Dengan CANOPY Magz

LPM Wartadinus mendapatkan undangan untuk memberikan pelatihan atau workshop di SMA Negeri 12 Semarang pada hari Jumat, 03 Maret 2017. Dalam kunjungannya kali ini Wartadinus mengirim beberapa delegasinya untuk mengisi dan memberikan ilmu mengenai dasar dasar jurnalistik kepada pers siswa yang ada di SMA Negeri 12 Semarang dengan nama CANOPY.

pemateri 1 menjelaskan tentang jurnalis
pemateri 1 menjelaskan tentang jurnalis

Pers siswa ini merupakan salah satu ekstrakulikuler yang ada di SMA Negeri 12 dalam bidang jurnalis. Pers siswa ini juga sudah memiliki hasil cetak berupa majalah yang diberi nama “CANOPY Magz”. Salah satu pendiri dari majalah CANOPY Magz adalah Mas Teguh yang juga menjadi pembina dan bagian dari Jago Creative yaitu sebuah Event Organizer. Didalam CANOPY ini di bagi menjadi 2 peminatan yaitu jurnalis dan fotografer.

Mas teguh mengatakan tujuannya mendirikan majalah sekolah ini yaitu karena beliau seneng membuat majalah dan juga merupakan produk dari Jago Creative untuk membuat SCHOOL MAGZ di sekolah sekolah, dan terhitung hingga tahun ini sudah ada sekitar 7 sampai 8 sekolah tingkat SMA dan SMK berhasil didirikan majalah sekolah dari hasil produk Jago Creative untuk membuat SCHOOL MAGZ . Mas Teguh selaku pembina juga menambahkan “setiap seminggu sekali secara rutin pada hari Rabu CANOPY mengadakan pertemuan untuk melakukan pengumpulan berita dan membahas tema majalah untuk edisi berikutnya”.

Mas Teguh mengundangkan Wartadinus untuk memberikan pelatihan jurnalistik ini karena melihat dari event Dinusfest bulan Januari lalu dan merasa cocok dengan Wartadinus untuk memberikan pengarahan di CANOPY SMA Negeri 12 Semarang. Beliau juga mengatakan “kita juga telah melakukan kunjungan dan mengundang beberapa LPM untuk memberikan pelatihan semacam ini, namun dari pihak kita merasa kurang cocok”.

pemateri 2 tentang penulisan berita dan artikel
pemateri 2 tentang penulisan berita dan artikel

Di dalam kunjungan kali ini Wartadinus memberikan materi berupa dasar dasar dari jurnalistik mulai dari cara menentukan tema, cara menulis berita, hingga macam macam bentuk berita atau artikel. Selain itu juga memberikan materi tentang fotografi agar mendapat hasil yang bagus tanpa menggunakan peralatan yang mahal. Dan di akhir sesi Wartadinus memberikan tantangan kepada seluruh anggota CANOPY untuk membuat sebuah artikel dengan tema bebas yang ada di sekolah mereka. Tantangan ini bertujuan agar siswa atau anggota CANOPY bisa mempraktikan apa yang telah di berikan oleh kakak kakak dari Wartadinus.

pemateri 3 tentang fotografi
pemateri 3 tentang fotografi

Rahmat salah satu anggota CANOPY mengatakan “saya sangat senang dan mendapat lebih banyak ilmu tentang fotografi jurnalistik, dan saya berkeinginan untuk lebih mendalami lagi”. Selain itu Mas Teguh juga memberikan harapannya untuk CANOPY setelah mendapat ilmu dari Wartadinus, “harapannya agar materi isi dari CANOPY Magz lebih bagus lagi, dan mengembangkan lagi kemampuan dibidang jurnalis”.

kebersamaan usai acara berakhir
Wartadinus x CANOPY kebersamaan usai acara berakhir

 

Oleh       : Rifqi Hidayat

Reporter : Dini Cantik N S

Lomba Basket Dinus Phoria

Lomba Basket Dinus Phoria

 

Acara DINUSFEST tahun ini turut dimeriahkan oleh UKM Bola Basket yang mengedakan lomba untuk Mahasiswa Udinus dan juga pelajar tingkat SMA se Jawa Tengah. Lomba ini dibagi menjadi dua, yang pertama 3 on 3 Phoria Dinus, kompetisi yang diperuntukan untuk pelajar yang dibagi menjadi tim putra dan putri. Yang kedua 5 on 5 kategori untuk mahasiswa Udinus dari setiap fakultas. Pada kategori pelajar dalam satu tim hanya boleh mengirim 4 orang pemain sudah termasuk pemain cadangan sedangkan untuk kategori mahasiswa udinus setiap tim hanya boleh berisi 12 orang pemain.

Setelah melakukan pendaftaran, semua tim yang telah mendaftar wajib mengikuti technical meeting pada tanggal 21 januari lalu untuk melakukan verifikasi pada setiap anggota tim yang diikutkan dan juga drawing jadwal pertandingan. Dalam perlombaan ini masing-masing tim diwajibkan membaca dan mematuhi peraturan yang telah dibuat. Panitia dari lomba basket dinus mengaku senang karena lomba yang diselenggarakan telah sukses dan mendapat banyak antusiasme dari sekolah sekolah di semarang yang mengikuti kompetisi ini, terhitung ada beberapa sekolah yang ikut meramaikan lomba basket dinus untuk pelajar yang pertama kali diadakan pada tahun ini.

Team putri salah satu peserta lomba
Team putri salah satu peserta lomba

Lomba Basket Dinus dilaksanakan pada tanggal 23 sampai 25 januari 2017 di lapangan basket Udinus. Pemenang dalam kategori pelajar didominasi oleh SMA THERESIANA 1 dengan mendapatkan juara 1 dan 2 pada kategori putri dan kategori putra mendapatkan juara 2 dan 3. Untuk kategori Mahasiswa pemenang pertama adalah tim FIK(Fakultas Ilmu Komputer) A, juara ke dua diperoleh tim FEB(Fakultas Ekonomi dan Bisnis) dan untuk juara ketiga diperoleh tim FKES(Fakultas Kesehatan)

Dibalik kesuksesan terlaksananya lomba Basket Finus ini ada beberapa kekurangan yang harus diperhatikan, salah satu pemain dari tim FKES Zainatul Mubarok mengatakan “acara ini cukup meriah, tapi tahun depan harus lebih baik lagi dan melengkapi sarana prasarana yang lebih mendukung, seperti papan skor yang lebih baik dan lainnya agar pemain lebih bersemangat mengikuti lomba ini”.

pemain mencoba melawati lawan di depannya
pemain mencoba melawati lawan di depannya

.

lay up untuk 2 poin
lay up untuk 2 poin

 

reporter : Rifqi Hidayat

fotografer : @agungpriono1