UKM Radio Swara Dian Hadirkan Dua Penyiar Radio Pada Seminar Nasional Public Speaking.

UKM Radio Swara Dian Hadirkan Dua Penyiar Radio Pada Seminar Nasional Public Speaking.

Sabtu 22 Juni 2019, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Radio Swara Dian adakan Seminar Nasional yang mengajarkan public speaking dengan tema “SPEAKTACULAR” . Seminar tersebut hadirkan dua narasumber yaitu Cino Fajrin, dan Hifdzi Khoir berlokasi di Gedung H Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Seminar Speaktacular membahas tentang Public speaking hadirkan dua narasumber yang sudah menguasai topik tersebut. pemateri pertama yaitu Cino Fajri yang merupakan MC, Content Creator, penyiar radio Senorita FM Semarang sekaligus Musisi. Kemudian ada stand up comedian (komika) Hifdzi Khoir yang pernah menjadi host Suci di Kompas TV dan juga penyiar radio HOT FM.

Materi pertama disampaikan oleh Cino Fajrin yang menceritakan beberapa pengalamannya seputar Public speaking. Cino mempunyai pengalaman yang sangat banyak tentang public speaking. Menurutnya berbicara di depan umum sangat penting dan dibutuhkan bagi siapa saja, apa pun profesinya. Setiap orang bisa public speaking namun kebanyakan orang sering nerveus atau tidak percaya diri ketika harus berbicara di hadapan orang banyak. Menghilangkan rasa nerveus bisa diatasi dengan berbagai cara, yaitu dengan datang lebih awal ke lokasi acara yang akan kita datangi, kemudian menguasai materi yang akan di sampaikan. Mencari tahu aduiens seperti apa yang akan menjadi lawan bicara kita juga penting, lalu fokus pada materi, dan memperbaiki artikulasi mengenal lingkungan sekitar. Berkenalan dengan orang-orang sekitar juga dapat menghilangkan rasa tidak percaya diri.

Materi selanjutnya diberikan oleh Hifdzi Khoir yang mulai dikenal dari penampilannya di Stand Up Comedy Indonesia musim ke-4 (SUCI 4). Selama seminar Hifdzi memberikan tips kepada teman – teman mengenai persiapan stand up komedi dalam membantu penyiaran radio. Yang pertama dengan menulis tema apa yang ingin dibahas, atau keresahan terhadap permasalahan apa yang akan di bahas, dan membuat mind mapping. Selain menulis bisa juga dengan cara merekam suara. Selain itu perlu yang namanya mempersiapkan diri dengan matang agar dapat menyampaikan materi dengan baik, bisa juga dengan merekam pembicaraan sendiri saat menyampaikan materi ke penonton, hal itu dapat membantu menemukan mana yang di sukai penonton dan mana yang tidak di sukai penonton. Metode tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi diri. Hifdzi juga berpesan untuk generasi muda supaya terus berkarya dan jangan takut dengan omongan orang. “jangan takut berkarya apa pun itu, keluarkan semua potensi yang ada di dalam diri,  jangan pernah takut jika ada yang berkomentar negatif, orang selama apa yang kita ciptakan tidak mengganggu orang.” ujarnya.

Alifia Yuliani selaku ketua pelaksana seminar berharap dengan adanya seminar tersebut akan membantu siapa pun yang ini belajar public speaking. “tidak semua orang dapat berbicara dengan baik dan benar, maka di harapkan seminar ini dapat membantu teman-teman yang baru belajar public speaking menjadi  terbantu,” ungkapnya.

Penulis : Amrina Rosyada

Fotografer : Shaqila Angra Prameswari

Editor : Haris Rizky

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: