Prasastiku

Prasastiku

Aku Mencintaimu

Sungguh

Namun arah mata angin kita sungguh berbeda

Memang benar kau yang meruntuhkan dinding kokohku

Melumatkan batu dalam pikiranku

Juga memberi sejuk dalam malamku

Tapi hei…

Kita sungguh sangat berbeda

Aku memang benar mencintaimu

Tapi jendela ini benar-benar sulit untuk dibuka

Seberapa keras aku mencoba

Sungguh…

Aku sangat mencintaimu

Namun kau ada dalam ketiadaan

Dan luka ini akan terinfeksi bila terus terpapar

Tapi benar memang

Aku sudah cukup bahagia

Kenangan ini terpatri dalam hidupku

Dengan kau ada didalamnya

Mencintai dan dicintai

Walau akhirnya tak dapat memiliki

Penulis : Mila Elmeida

Related Post

Pulang

Pulang

Hai Bujang, tidakkah kau ingin kembali? Tak adakah sanak saudaramu yang kau rindukan? Kembalilah Bujang,…

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: