UPAYA MAHASISWA UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO DALAM MENGGERAKKAN HATI PENGUNJUNG GEDONG SONGO TENTANG PENGENALAN BUDAYA DAN SEJARAH

Semarang, 30 Desember 2018— Sebanyak 5 (lima) mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Semarang Fakultas Ilmu Komputer Program Studi Ilmu Komunikasi mengadakan give away berupa souvenir seni terapan kepada pengunjung Candi Gedong Songo secara gratis berdasarkan ketentuan yang telah berlaku. Berkecimpung dalam dunia sosial, mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) tidak tutup mata atas kondisi sosial yang kini tengah dialami generasi millenial. Pengetahuan generasi millenial yang terbatas tentang Budaya dan Sejarah membuat mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Semarang tergerak dan mencari strategi untuk mengajak segenap masyarakat untuk peduli atas sejarah, baik sejarah dalam lingkup lokal maupun nasional. Berawal dari tugas mata kuliah Komunikasi Pemasaran, mahasiswa UDINUS tidak ingin tugas hanya berakhir dengan tugas, mendapatkan nilai lalu selesai. Maka dari itu, keinginan ‘tugas jangan hanya berakhir dengan nilai’ dan keprihatinan tentang minimnya pengetahuan masyarakat dan generasi millenial tentang budaya dan sejarah, maka diadakanlah acara give away seperti ini.

Pembagian souvenir dengan challenge berupa lontaran pertanyaan bertemakan budaya dan sejarah yang akan ditanyakan secara langsung kepada pengunjung merupakan strategi di mana ketika pengunjung ingin mendapatkan souvenir gratis, maka ia harus mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Pemberi pertanyaan tidak serta merta mengharuskan pengunjung untuk menjawabnya secara langsung, terdapat durasi waktu sekitar 2 menit yang memungkinkan pengunjung bertanya kepada rekannya atau kepada pengunjung yang lain, atau dapat pula mencarinya melalui jejaring internet. Strategi tersebut dipilih atas keyakinan bahwa ketika pengunjung mencoba mencari jawaban atas pertanyaan yang diberikan, maka otomatis ia akan membaca seputar sejarah dengan konsekuensi sedikit banyak pengunjung akan mengerti tentang budaya dan sejarah.

Di dalam Komunikasi Pemasaran, terdapat strategi pemasaran yang meliputi 7P (Product, place, price, promotion, process, people, physical evidence) yang menjadi dasar penentuan strategi pemasaran Gedong Songo melalui pengenalan sejarah dan budaya. Mahasiswa UDINUS berusaha untuk mem-branding Candi Gedong Songo dengan kekentalan akan culture. Dengan acara give away souvenir seperti ini akan membantu masyarakat dalam mengenali budaya dan sejarah sekaligus mem-branding Candi Gedong Songo dengan objek wisata berbasis budaya yang kental.

Didukung oleh hari yang mendekati perayaan Tahun Baru 2019, peningkatan jumlah pengunjung Candi Gedong Songo membuat acara give away tersebut berlangsung sangat meriah. Para pengunjung menyambut acara yang diadakan oleh mahasiswa UDINUS tersebut dengan sangat antusias. Hal tersebut dibuktikan dengan souvenir yang habis dengan cepat mengingat pihak panitia telah menyiapkan ratusan souvenir dan stiker gratis.

“Kreatif banget adain acara seperti ini, membuat saya sadar diri bahwa pengetahuan budaya saya masih sangat sedikit”, kata salah satu penerima hadiah. Acara berakhir ketika souvenir dan stiker telah habis. Pengunjung yang tidak berhasil menjawab juga mendapatkan hadiah gratis berupa stiker dengan logo Candi Gedong Songo.

Acara diadakan di Candi Gedong Songo dengan maksud dan tujuan tidaklah lain yaitu agar masyarakat lebih mencintai destinasi wisata yang mengandung unsur budaya dan sejarah, serta bertujuan agar masyarakat sadar akan pentingnya budaya dan sejarah lokal, nasional, maupun internasional.

Penulis : Selly Yunika Putri

Related Post

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: