Hujan

Hujan

Tak ada yang lebih istimewah dari suaramu

Hujan

Simbol sebuah ketulusan

Tak peduli di benci atau dikeluhkan

Hujan akan tetap turun menyuarakan rintikan tetes demi tetes

Hujan aku hanya bisa menatapmu

Kutitipkan sejuta rindu

Kubisikan do’a dan harapanku

Untuknya yang jauh dariku

Hujan

Kau tau kapan harus turun

Dan kau tahu kapan harus berhenti10356317rain_by_unexists hujan

Related Post

Pulang

Pulang

Hai Bujang, tidakkah kau ingin kembali? Tak adakah sanak saudaramu yang kau rindukan? Kembalilah Bujang,…

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: